Hai PalComSter….
Apa kabarnya? pasti luar biasa bukan …
Bertemu lagi bersama kami UKM PalComTech Open Source pada kesempatan sebelumnya kami telah membahas tentang Wireless (wi-fi) dan pada kesempatan kali ini kami akan membahas artikel tentang “Apa itu DNS (Domain Name System)”. DNS atau kata lain dari Sistem penamaan domain, baiklah langsung saja kita simak artikelnya sebagai berikut.
DNS (Domain Name System) adalah Suatu sistem yang menyimpan semua informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam sebuah jaringan komputer. DNS juga bisa disebut sebagai sebuah layanan yang berfungsi sebagai penerjemah nama situs web menjadi alamat internet selain digunakan di internet DNS dapat diimplementasikan ke intranet atau private network (VPN). Contoh : internet, DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host serta mendata setiap server tranmisi yang menerima email untuk setiap domain.
Prinsip kerja dari DNS :
- Resolvers mengirimkan queries ke name server
- Name server mencek ke local database atau menghubungi name server lainnya , jika ditemukan maka akan mengirimkan failure message
- Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunkan IP Address yang diberikan name server.
Fungsi Utama Sistem DNS :
- Menerjemahkan nama host menjadi IP address ataupun sebaliknya sehingga nama tersebut mudah di ingat oleh pengguna internet.
- Dapat memberi informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet
Kelebihan yang dimiliki DNS :
- Mudah. Artinya user tidak direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama komputer).
- Konsisten. Artinya IP address sebuah komputer boleh berubah tapi host name tidak berubah. Contoh : www.palembang mempunyai IP 118.97.164.226 kemudian terjadi perubahan menjadi 118.97.164.220 maka disisi client seolah-olah tidak pernah ada kejadian bahwa telah terjadi perubahan IP.
- Simple. Artinya : user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di internet maupun di intranet
Kekurangan yang dimiliki DNS :
- DNS tidak mudah diimplementasikan
- Tidak bisa membuat banyak nama domain
- User tidak dapat menggunakan banyak nama untuk mencari nama domain baik di internet maupun intranet.
Macam – Macam nama DNS :
- edu : digunakan untuk badan pendidikan (universitas / institut)
- com : digunakan untuk perusahaan komersial
- gov : digunakan untuk lembaga pemerintahan non-militer
- .mil.id : digunakan khusus lembaga militer Republik indonesia
- Int : digunakan untuk organisasi internasional
- .co.id : digunakan untuk badan usaha yang mempunyai badan hukum sah
- .go.id : digunakan khusus untuk lembaga pemerintahan Republik indonesia
- .war.net.id : digunakan untuk industri warung internet di indonesia
- .sch.id : digunakan khusus untuk lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti :sd,smp, dan smu
- .net : digunakan untuk kepentingan network infrastruktur
Struktur DNS
- Root Level (.). Adalah level utama (level paling penting) dari sebuah domain dimana ketika DNS server akan mencari sebuah alamat domain maka yang diakses terlebih dahulu adalah root level.Root Level (.)
- Top Level Domain (.com, .org, .net, .id). Adalah level kedua setelah root level, yang digunakan ketika DNS telah mengakses root kemudian langsung mengakses ke Top level domain.
- Second Level Domain (google, yahoo). Adalah level ketiga setelah top level domain, yang digunakan ketika DNS telah mengakses ke root dan top level domain dan akan langsung mengakses ke second level domain.
- Sub Level Domain. Adalah sebuah cabang dari domain diatas yang berisikan menu, aplikasi tambahan pada domain utama. Contoh : mail.google.com
Demikianlah penjelasan singkat tentang apa itu DNS (domain name system), nah sekarang palcomster sudah tau bukan apa yang dimaksud dengan DNS . sekian dulu artikel dari kami UKM PalComTech Open Source semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita,ketemu lagi di artikel kami selanjutnya. Salkomsel ^_^.
Penulis : Yesi Wayan Syahfitri (UKM PalComtech Open Source)
The post Apa Itu DNS (Domain Name System) by UKM PalComTech Open Source appeared first on Student Portal PalComTech.