Dalam dunia karir, banyak sekali jenis pekerjaan yang bisa kamu ambil, tapi perlukah kamu bekerja sesuai jurusanmu atau malah sebaliknya?
Menurut Galuh Setia Winahyu,M.Psi People Development Supervisor ECC UGM dalam website careernews.id, mengatakan bahwa idealnya jobseeker bekerja sesuai latar belakang pendidikan dan keterampilannya, namun ada juga lowongan pekerjaan yang terbuka untuk umum semua jurusan, artinya memang tidak membutuhkan ilmu tertentu.
Sedangkan menurut Drs. Budhy Komarul Zaman, M.Si dosen jurusan Ilmu Komunikasi UGM mengatakan bahwa seorang anak terkadang bingung dalam memilih jurusan sehingga justru mereka menjadi terpancang oleh cita-cita yang sebenarnya bukan milik mereka tapi telah dipengaruhi keluarga dan lingkungan.
Selain itu, stigma pandangan di masyarakat tidak terbiasa bepikir bebas, mereka menganggap bahwa seseorang yang kuliah kedokteran harus jadi dokter, malah ada yang juga tidak. Mereka bahkan bekerja menjadi peneliti di bidang kesehatan mendirikan LSM yang bermanfaat bagi orang lain. Jurusan dan karir bisa sesuai dengan minat seseorang.
Bagaimana dengan ilmunya apakah akan sia-sia atau tidak?
Orang yang memiliki karir yang berbeda tentunya ilmunya tidak akan sia-sia. Ia akan bisa tetap menerapkan ilmunya. Misalnya seorang yang lulusan S1 yang memiliki latar belakang analisis,bisa memanfaatkan untuk problem solving dan mereka yang kuliah memiliki pola pikir yang lebih tinggi.
Sedangkan menurut Annisa Ayuningtyas, Project Management Executive pada perusahaan swasta mengatakan mengambil karir yang berbeda dengan jurusan tidak ada masalah karena pada dalam dunia kerja banyak ilmu yang saat kuliah yang seolah tidak terpakai sekalipun memilih karirnya sesuai dengan jurusannya,jadi semuanya benar harus belajar lagi, jadi tidak ada sedikitpun ilmu yang sia-sia.
Jadi pilih ilmu atau minat ya?
Terkadang ilmu dan jurusan tidak sejalan dengan minat seseorang, mereka merasa bingung memilih antara karir dengan ilmu yang ditekuni atau mengikuti minat. Sebaiknya bagi kalian bisa mengambil jalan tengah, misalnya seorang sarjana komunikasi menyukai olahraga, ia bisa mendaftar di KONI instansi pemerintah. Di dalamnya pasti dibutuhkan orang komunikasi, jadi dia bisa mengamalkan ilmunya dan minatnya.
Idealnya memang sesorang memilih jurusan sesuai dengan minat, tapi jangan lupa mengukur kemampuan juga dan karir yang sesuai jurusan atau tidak, tidak akan menjadi masalah selama dia mampu menengerjakan dengan baik.
Jadi kalau kamu pilih yang mana?
The post Karir Berbeda dengan Jurusannya, Masalah tidak ya? appeared first on Student Portal PalComTech.